Showing posts with label Anak. Show all posts
Showing posts with label Anak. Show all posts

Friday, March 29, 2019

Imoo Watch Phone, Jam Tangan Pintar Berbasis GPS Untuk Anak

Immo Watch Phone. | Sumber : kompas.com

Ngopim.blogspot.com - Smartwatch kini menjadi salah satu perangkat gadget yang multifungsi. Selain orang dewasa, Anak-Anak juga dapat memanfaatkan smartwatch untuk kesehariannya. Salah satunya adalah Imoo Watch Phone.

Imoo Watch Phone kini telah hadir di Indonesia.Jam Tangan Pintar itu dapat digunakan untuk melakukan panggilan dua arah, sang Anak bisa menelepon orang tua dan orang tua juga bisa menelepon Anaknya. Bentuk fiturnya pun seperti ponsel tapi dalam bentuk jam tangan untuk Anak-Anak. Selain itu, jam tersebut memiliki slot nano simcard, sehingga menelpon imoo Watch Phone sama dengan menelpon ponsel biasa.

Immo Watch Phone. | Sumber : review1st.com
"Imoo merupakan produk teknologi yang dirancang khusus untuk Anak, sehingga penggunaannya
sangat aman untuk Anak-Anak. Kelebihan dari imoo yaitu memiliki banyak fitur yang mendukung
keamanan Anak dan bisa disetting oleh orang tua, sehingga orang tua tidak perlu khawatir akan
mengganggu kegiatan Anak," tulis pihak Imoo dalam keterangan resminya, Jumat (29/3).

Menariknya, imoo Watch Phone juga bisa digunakan Anak pada saat membutuhkan bantuan orang tua, Anak bisa memilih tombol SOS pada saat keadaan darurat dan akan langsung terhubung pada orang tua.

Kelebihan kedua dari imoo Watch Phone ini adalah tahan air dan dapat digunakan pada saat berenang mencapai kedalaman air 20 meter, sehingga orang tua tenang bahwa jam tangan Anak
tersebut tidak akan rusak karena bermain air atau berenang.

Kelebihan lainnya adalah location check.
Dengan location check ini sangat akurat dan terpercaya navigasinya, orang tua dapat melihat keberadaan Anak dimana.

Sayangnya pihak imoo tidak menginformasikan mengenai harga dan channel penjualannya.

Sumber : Akurat.co
Share:

Monday, January 21, 2019

26 Anak Balita Terpaksa Ikut Rasakan Penjara

(Sumber :  flp.or.id)

Sebanyak 26 anak berusia di bawah lima tahun terpaksa ikut merasakan penjara Malaysia selama berbulan-bulan karena ikut terjaring operasi pendatang asing.

Berdasarkan berita acara serah terima dari Konsulat Jenderal RI Kota Kinabalu Negeri Sabah Malaysia nomor: 0090/PK/01/2019/10/13 tertanggal 17 Januari 2019 jumlah TKI yang diusir sebanyak 150 orang, 26 di antaranya anak balita.

Hal ini telah dikonfirmasi pula oleh Kepala Unit Tempat Pemeriksaan Imigrasi Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan Nasution bahwa dari 26 balita tersebut terdiri 15 pria dan 11 perempuan.

Anak balita terpaksa ikut menjalani hukuman sebagaimana yang dijalani orangtuanya karena sama-sama terjaring razia pekerja asing di Negeri Sabah.

Salah seorang TKI yang diusir Pemerintah Malaysia, yakni Samare (46), asal Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Ia mengaku terjaring razia aparat kepolisian Keningau Negeri Sabah bersama anaknya dan seorang cucunya yang masih berusia balita.

"Saya ditangkap sama anak dan satu cucu waktu operasi di rumah di Keningau. Jadi anak dan cucu saya juga masuk penampungan selama tiga bulan lebih baru dibawa ke Nunukan," ujar Samare.

Sumber : Akurat.co
Share: