Showing posts with label Infotek. Show all posts
Showing posts with label Infotek. Show all posts

Sunday, March 10, 2019

Seperti Ini Penampakan Kontroler Layanan Streaming Game Google

Paten Kontrol Layanan Streaming Game Google. | Sumber : duniagames.com

Ngopim.blogspot.com - Pada awal 2019, Google tengah mengeksplorasi layanan streaming game yang ditenagai oleh Chromecast. Hari ini, Minggu (10/3) perusahaan tersebut menunjukan paten yang dikabarkan akan menjadi kontrol dari layanan tersebut.

Paten tersebut ialah untuk sistem kontrol notifikasi yang memberitahukan pengguna saat permainan tersedia. Pengguna dimungkinkan menerima undangan, peluang status peringkat, dan permintaan obrolan dari pengguna lain, dilansir The Verge, Minggu (10/3), 

Namun, dalam detail paten tersebut terlihat serangkaian ilustrasi yang menunjukan bahwa kontrol juga dirancang untuk permainan, di mana terdapat dual-joystick, tombol arah dan gameplay.

Ilustrasi tersebut juga memperlihatkan icon mikrofon yang mengisyaratkan perangkat tersebut nantinya kompetibel dengan asisten suara.

Akhir bulan ini, Google menjadi tuan rumah Game Developers Conference. Perhelatan tersebut dikabarkan dapat diputar dengan layanan streaming, yang dikabarkan bisa disamakan dengan ‘Netflix for Game’.

Layanan streaming tersebut dibangun dengan teknologi Google yang dikembangkan untuk uji coba Project Stream tahun lalu.

Sumber : Akurat.co
Share:

Monday, February 25, 2019

Tingkatkan Pelayanan, SMI Logistic Center Adopsi Aplikasi WMS dan TMS

Peluncuran Synex Metrodata Indonesia Logistics Center, Senin (25/2), di Pullman Hotel Jakarta.| Sumber : tribunnews.com

Tingkatkan pelayanan, Synnex Metrodata Indonesia (SMI), adopsi sistem tata kelola penyimpanan dan pengiriman logistik berbasis aplikasi digital bernama Warehouse Management System dan Transport Management System untuk Logistic Center-nya.

Agus Honggo Widodo selaku President Derector SMI, menjelaskan pengelolaan logistik center miliknya diperkuat dengan sistem digital bernama Warehouse Management System (WMS) yang mengatur barang masuk dan lokasi penyimpanannya,  Senin (25/2).

Konferensi pers peluncuran Synex Metrodata Indonesia Logistics Center, Senin (25/2), di Pullman Hotel Jakarta. | AKURAT.CO/Tria Sutrisna

“Jadi dalam Logistic Center kita ini, kita memiliki hampir 70ribu item barang. Jadi kalau tidak pakai aplikasi kita mau letakan barangnya dimana kita sudah enggak tau, jadi pada saat barang itu dateng untuk lokasinya dimana itu sudah ditentukan komputer,” ujar Agus, Senin (25/2), dalam Konferensi Pers Peresmian SMI Logistic Center di Pullman Hotel, Jakarta Barat.

Agus mengungkapkan, aplikasi tersebut juga akan menginformasikan kepada pekerja barang mana yang akan diambil dan lokasipenyimpananya. Sehingga mempercepat waktu operasional dan mengurangi tingkat kesalahan dalam mengambil barang.

“Dengan sistem komputer tingkat kesalahan mengambil barang itu akan semakin sedikit. Itu semuanya dijalankan oleh aplikasi sistem yang kita miliki, dan komputer juga bisa tahu barang yang masuk pertama dan kita keluarkan pertama,” tutur Agus.

Lebih lanjut dari segi distribusi logistik, SMI mengadopsi Transport Management System (TMS) yang memiliki beberapa fitur seperti tracking position, fleet information, dan delivery status.

Pihaknya mengkalim aplikasi tersebut memudahkan para driver atau kurir dalam proses distribusi dengan adanya informasi pengambilan barang dan petunjuk arah pengiriman. TMS juga memungkinkan mitra bisnis memantau langsung progress order melalui aplikasi tersebut.

“Jadi barangnya itu sudah ada di handphone mereka (driver) informasinya. Kemudian ditunjukan jalan mana yang paling cepat untuk sampai kepada tujuannya dengan google maps yang ada di aplikasinya, dan ketika sampai ke konsumennya, sudah tidak pakai kertas lagi karena sudah ada tanda terima di dalam aplikasi handphone tersebut,” jelas Agus.

Agus mengatakan, ketika proses distribusi selesai dan barang telah diterima konsumen, maka informasi tersebut akan langsung sampai ke sistem komputer di Logistic Center.

“WMS dan TMS membuat pekerjaan menjadi lebih efisien dan kecepatan. Akurasi, jumlah barang yang banyak dan bervariasi mengurangi human error, sedangkan kecepatan merupakan tranformasi dari penggunaan kertas ke sistem,” pungkasnya.

Sumber : Akurat.co
Share:

Thursday, February 21, 2019

Ponsel Lipat dari Samsung Ini Dihargai Rp28 Juta

Tampilan ponsel lipat Samsung Galaxy Fold dengan teknologi jaringan 5G. | Sumber : wired.com

Samsung secara resmi memperkenalkan ponsel lipat terbarunya yang berteknologi jaringan 5G. Perilisan ponsel ini sebagai langkah untuk mengalahkan Apple dan pesaing Tiongkok di tengah tren penjualan Samsung yang menurun.

Presiden Samsung Electronics, DJ Koh mengatakan perangkat ini akan menjawab pendapat masyarakat bahwa mereknya sudah membuat semua produk yang mampu dilakukan perusahaannya, dilansir Reuters, Kamis (21/2)

"Kami di sini untuk membuktikan mereka salah,” kata DJ Koh.

Ponsel lipat bernama Samsung Galaxy Fold ini sudah mengadopsi jaringan generasi terbaru dan didesain mirip seperti ponsel pada umumnya, yaitu dengan layar depan 4,6 inci.

Dimensi layar 7,5 inci. | Sumber  : Pcworld.com


Namun, dengan teknologi lipatan layar yang dikabarkan akan sepeti buku, perangkat ini akan memiliki ukuran seperti tablet dengan dimensi layar 7,5 inci ketika dibuka.

Samsung mengungkapkan, ponselnya akan dapat mengisi daya headphone dan jam tangan pintar secara nirkabel dengan mengatur aksesoris di bagian belakang ponsel.

"Visi kami ialah menjadi inovator pengalaman mobile yang dapat menjangkau semua perangkat," ujar DJ Koh.

Founder Moor Insight and Strategy, Patrick Moorhead mengatakan, perangkat lipat tersebut dapat membantu Samsung tetap menjadi yang teratas di pasar ponsel dan dapat menarik konsumen untuk mengganti perangkatnya.

"Samsung dan Apple bolak-balik memimpin pasar ponsel pintar premium. Saya pikir ini adalah kesempatan Samsung untuk mengambil kembali inovasi,” kata Moorhead.

Samsung Galaxy Fold akan mulai dipasarkan pada 26 juni 2019 dengan harga sekitar Rp28 Juta.

Sumber : Akurat.co
Share:

Thursday, February 14, 2019

Xiaomi Hadirkan Produk Smart Home di Indonesia

Steven Shi, Country Manager Xiaomi Indonesia. | Sumber : Beritagar.id

Perusahaan teknologi asal Tiongkok, Xiaomi, rambah pasar smarthome di Indonesia. Pihaknya mengumumkan akan menghadirkan dua produk terbarunya Mi Robot Vacuum dan Mi LED Smart Bulb di Indonesia.

Xiaomi mengungkapan hadirnya teknologi rumah tangga pintar ini merupakan langkah untuk memperluas ekosistem produknya di Indonesia, dari keterangan tertulisnya. 

“Kami sangat antusias menghadirkan Mi Robot Vacuum dan Mi LED Smart Bulb, yang akan membantu mewujudkan visi kami untuk menghadirkan inovasi dan teknologi bagi semua orang,” ujar Head of Southeast Asia, Country Head Xiaomi Indonesia, Steven Shi, Kamis (14/2).

Pihaknya telah mengklaim teknologi smarthome besutannya dapat berkontribusi pada perkembangan teknologi yang saling terhubung dan mudah diakses melalui perangkat ponsel masyarakat Indonesia.

Xiaomi menjelaskan Mi Robot Vacuum memiliki teknologi yang diklaim dapat mendeteksi keadaan di sekitarnya dan memetakan lokasi untuk melakukan pembersihan di setiap sudut rumah.

“Karena setiap rumah memiliki desain dan tata ruang yang berbeda-beda, Mi Robot Vacuum dilengkapi dengan 12 sensor yang berbeda dan dapat beradaptasi dengan sekelilingnya,” ujar Xiaomi.

Sementara untuk Mi LED Smart Bulb, akan memiliki fitur optik yang diklaim mampu menstabilkan pencahayaan serta dapat dihubungkan dengan Wi-Fi dan terintegrasi dengan Xiaomi Smart Sensor.

“Para pengguna dapat mengendalikan lampu mereka dengan sentuhan di smartphone-nya,” kata Xiaomi.

Xiaomi menuturkan produk terbarunya akan dibandrol dengan harga Rp4,5 juta untuk Mi Robot Vacuum dan Rp299 ribu untuk Mi LED Smart Bulb. Produk ini baru di toko resmi Xiaomi di beberapa wilayah di Indonesia.

Sumber : Akurat.co
Share: