Showing posts with label Browser. Show all posts
Showing posts with label Browser. Show all posts

Sunday, February 24, 2019

Menurut Hasil Studi : 85% Ekstensi Chrome Tidak Miliki Kebijakan Privasi

Ekstensi Google Chrome. | Sumber : knowrality.com

Ekstensi browser seperti Google Chrome memang sangat berguna seperti mampu memblokir iklan, mengelola kata sandi, menyimpan artikel untuk dilihat secara offline, pintasan, dan banyak lagi.

Sayangnya menurut sebuah studi dari Duo Lab, sejumlah ekstensi browser Chrome dilaporkan tidak memiliki kebijakan privasi.

Dikutip dari Engadget, Senin (25/2), Duo Lab mengklaim telah menganalisis ekstensi Chrome berdasarkan 120 ribu aplikasi yang ada di Chrome Web Store. Hasilnya ditemukan bahwa 85 persen ekstensi tidak memiliki kebijakan privasi. Jadi, tak ada jaminan bahwa data pengguna yang dikumpulkan oleh sejumlah ekstensi tersebut tidak dibagikan kepada pihak lain.

Studi ini juga menemukan bahwa 35 persen dari aplikasi dan ekstensi juga dapat membaca data di situs web apa pun yang dikunjungi pengguna. Sebelumnya, Google sendiri telah mengambil langkah-langkah tertentu untuk meningkatkan keamanan Chrome.

Upaya Google seperti dengan memblokir pemasangan ekstensi di luar Chrome Web Store-nya belum cukup mengatasi masalah keamanan data pribadi pengguna. Masih banyak celah-celah yang bisa dimanfaatkan oleh pihak ketiga untuk mengumpulkan data secara ilegal dan akan menjadi PR buat Google kedepannya.

Sementara itu, banyak diantara kalian yang mungkin juga menggunakan ekstensi pada browser. Satu tips sederhana guna mencegah data-data pribadi dihimpun secara ilegal yaitu jangan malas melakukan riset terhadap sejumlah ekstensi yang beredar. Selalu periksa latar belakang maupun ulasan sebelum memasangnya.

Sumber : Akurat.co
Share:

Tuesday, February 12, 2019

Mode Gelap untuk Chrome Bakal Hadir di Ponsel

Chrome. | Sumber : cidahu.com

Google dilaporkan sedang mengembangkan mode gelap untuk versi Windows dan Mac dari browser Chrome-nya. Ternyata, mereka melakukan hal serupa untuk versi seluler juga. Lewat Chrome versi 73, mode gelap akan segera dirilis dan tersedia secara penuh.

Melansir Ubergizmo, Selasa (12/2) saat ini mode gelap pada browser Chrome 73 masih dalam tahap beta atau uji coba untuk perangkat Android. Pengguna yang kebagian fitur mode gelap beta ini bisa mengaktifkannya jika sistem operasi perangkat telah di-upgrade ke Android Pie.

Mode gelap memang menjadi salah satu fitur yang paling disukai pengguna berbagai platform. Selain memberi nuansa yang lebih cinematik, mode gelap lebih meringankan beban mata ketika harus melihat layar gawai. Beberapa tes juga menunjukkan tema gelap dapat menghemat masa pakai baterai yang sangat membantu penggunanya.

Tahun lalu, salah satu platform milik Google lainnya, yakni YouTube juga menghadirkan mode gelap semacam ini. Hasilnya mendapat respon positif dari penggunanya, di mana mampu mengurangi paparan sinar dari layar yang silau.

Sumber : Akurat.co
Share:

Wednesday, February 6, 2019

Fitur Anti Kaget Karena Video dan Audio Otomatis Akan Segera Hadir di Firefox 66

Firefox. | Sumber : blog.mozila.org

Browser Mozilla Firefox kini memiliki fitur yang memungkinkan pengguna untuk menonaktifkan video atau audio otomatis di situs web. Video atau audio yang secara tiba-tiba muncul ketika sedang berselancar memang menjengkelkan para pengguna, selain mengagetkan hal itu juga mengganggu kenyamanan berinternet.

Dilansir dari Ubergizmo, Rabu (6/2) Mozilla telah mengumumkan bahwa pada Firefox versi 66, browser secara otomatis akan mematikan video dan audio yang muncul secara otomatis juga di situs web yang sedang dimuat. Audio dan video baru bisa muncul ketika pengguna mengizinkan.

"Dimulai dengan rilis Firefox 66 untuk desktop dan Firefox untuk Android, Firefox akan memblokir audio dan video yang terdengar secara default," jelas Mozilla.

Sekarang pengguna tak perlu lagi khawatir akan dikagetkan oleh audio dan video ketika membuka situs tertentu. Menurut Mozilla, audio dan video pada situs akan dinonaktifkan ketika pengguna berinteraksi secara manual, artinya mereka perlu mengklik tombol "play" sendiri ketika menghendaki audio dan video diputar.

"Kami hanya mengizinkan situs untuk memutar audio atau video dengan keras melalui API HTMLMediaElement setelah halaman web berinteraksi dengan pengguna untuk memulai audio, seperti pengguna mengklik tombol play," tambah Mozilla.

Nah, fitur ini sendiri akan segera bisa diaktifkan secara default di-build Firefox 66 yang akan mulai tersedia pada 19 Maret 2019 mendatang.

Sumber : Akurat.co
Share:

Wednesday, January 30, 2019

Tahun 2020, Microsoft Berhenti Merilis Pembaruan Keamanan Internet Explorer 10 dan Windows 7

Sumber : securityzap.com

Microsoft telah mengumumkan bahwa Windows Server 2012 dan Windows Embedded 8 Standard akan diizinkan untuk mengunduh Internet Explorer 11.

Sebelumnya, kedua platform ini hanya diizinkan untuk memperbarui ke Internet Explorer 10, yang akan mencapai akhir dukungan pada Januari 2020.

Melansir Softpedia, Microsoft mengatakan Internet Explorer 11 awalnya akan tersedia di Katalog Pembaruan Microsoft dan browser baru yang akan ditawarkan melalui Pembaruan Windows dan Layanan Pembaruan Server Windows (WSUS) akhir tahun ini.

Pada Januari 2020, Microsoft akan berhenti merilis pembaruan keamanan untuk Internet Explorer 10 dan Windows 7, sehingga perangkat yang tidak ditingkatkan ke versi yang lebih baru akan secara teknis terkena eksploitasi yang ditujukan untuk kerentanan yang tidak ditambal.

Lebih lanjut, Microsoft memperingatkan bahwa setelah Januari 2020, perusahaan bahkan tidak akan menawarkan dukungan khusus kepada perusahaan-perusahaan yang menarik untuk membayar pembaruan lanjutan.

Memutakhirkan ke versi terbaru dari Internet Explorer, akan memudahkan jalur migrasi ke Windows 10, Windows Server 2016 atau 2019, atau Windows 10 IoT.

Sementara itu, Microsoft sedang bekerja keras untuk mentransisikan peramban Microsoft Edge ke mesin Chromium. Pembuatan pratinjau bangunan baru diproyeksikan akan tayang pada kuartal pertama 2019, sementara versi stabil dapat dikirimkan sekitar akhir tahun ini atau pada 2020.

Internet Explorer tidak lagi menerima fitur baru, tetapi hanya pembaruan dan perbaikan keamanan, dan raksasa perangkat lunak merekomendasikan semua orang untuk beralih ke Microsoft Edge untuk dukungan penuh.

Sumber : Akurat.co
Share: