Showing posts with label Apple. Show all posts
Showing posts with label Apple. Show all posts

Sunday, March 3, 2019

Apple Watch Masa Depan Secara Otomatis dapat Kencangkan Strap-nya Sendiri

Apple Watch series Hermes. | Sumber : computerworld.com

Ngopim.blogspot.com - Cara Apple Watch dikencangkan pada pergelangan tangan pemakai adalah dengan pengguna mengencangkannya sendiri secara manual. Ini berubah dari waktu ke waktu tergantung pada kenaikan berat badan Anda. Tetapi tampaknya di masa depan, Apple Watch Anda dapat mengencangkan sendiri berdasarkan seberapa longgar atau ketat perangkat ini di pergelangan tangan Anda.

Ini berarti bahwa, seiring waktu ketika Anda menambah atau menurunkan berat badan, arloji ini dapat secara otomatis menyesuaikan, sehingga Anda tidak harus melakukannya sendiri. Jadi bagaimana arloji tahu untuk perlu pengetatan? Menurut paten, arloji akan memeriksa toleransi operasional dari sensor kesehatan.

Menurut Apple, unit pemrosesan menentukan keketatan strap berdasarkan sinyal dan melakukan satu atau lebih tindakan. Tindakan tersebut dapat mencakup mengevaluasi sinyal untuk perubahan dalam keketatan strap sesuai dengan toleransi operasional sensor kesehatan, memberikan output yang mengarahkan pengguna untuk menyesuaikan strap untuk meningkatkan operasi sensor kesehatan, memantau perubahan dalam keketatan strap dan menyesuaikan pengukuran yang diperoleh oleh sensor kesehatan, dan sebagainya. 

Ini adalah paten yang menarik, meskipun agak baru. Namun hal itu akan mebuat Apple Watch menjadi paling nyaman untuk pemakainya. Meskipun jika dibayangkan Apple Watch dan strap otomatis seperti itu terbukti akan dijual dengan harga yang tidak murah.

Sumber : Akurat.co
Share:

Thursday, February 21, 2019

Bukan Lagi Perusahaan Terinovatif di Dunia, Apple Ada di Urutan ke-17

Steve Jobs

Ketika Steve Jobs meluncurkan iPhone pada 
29 Juni 2007, perangkat kecil berisi teknologi canggih itu  kemudian mengubah dunia. Tahun demi tahun berlalu dan seluruh manusia melihat evolusi smartphone menjadi benda yang paling powerful di dunia.

Pada tahun ini, Apple seperti kehilangan akal me-maintenance perangkatnya. Daftar Perusahaan Paling Inovatif 2019 yang dirilis majalah Fast Company merilis 50 perusahaan paling inovatif. Dan Apple tidak lagi menjadi nomor wahid.

First Company menempatkan perusahaan yang mungkin belum pernah Anda dengar, Meituan Dianping. Ya, manufaktur asal Tiongkok itu berhasil mengambil mahkota dari Apple. Di belakang Meituan ada Grab. Semua tahu, kedua aplikasi ini digunakan oleh ratusan juta pengguna di Asia. Menyediakan banyak layanan, dari operasi keuangan hingga tiket film.

Tempat ketiga diambil oleh NBA (Liga Basket Amerika). Layanan siaran olahraga ini mengalami  peningkatan viewer streaming yang signifikan. Belum lagi kualitas tayangan dan interface-nya yang ciamik.

Lalu, di urutan berapa Apple? Kegagalan penjualan iPhone 2018 menjadi preseden buruk bagi Apple. Perusahaan yang berbasis di Cupertino itu terpuruk di urutan ke-17.

Sumber : Akurat.co
Share:

Monday, February 18, 2019

Wow, Apple Akan Merilis MacBook Pro Terbaru dengan Ukuran Layar 16 inch, Monitor 6K!

Apple. | Sumber : 91mobiles.com

Dikabarkan Apple sedang merencanakan desain MacBook Pro baru pada 2019 ini. 

Dilansir dari laman Cnet, pada catatan tersebut, diakuisisi oleh MacRumours yang menyatakan Apple akan merilis MacBook Pro 16 inch terbaru, iPad baru, monitor 6K 31 inch, dan IPhone dengan pengisian daya bilateral.

Jika catatan ini terpercaya, 2019 bisa menjadi tahun yang sangat sibuk bagi Apple, dalam upaya untuk bangkit kembali setelah 2018 yang sulit. Selama periode liburan baru-baru ini, penjualan IPhone turun sebanyak 11 persen terhadap ekspektasi.

Catatan itu juga menunjukkan bahwa MacBook Pro 13-inci akan datang dengan 32 GB RAM, yang merupakan upgrade utama dari 16GB RAM yang saat ini dikirimkan dengan model 13-inci. Generasi keempat dari MacBook Pro, lengkap dengan Touch Bar dan USB-C dirilis pada tahun 2016 dan telah menerima pembaruan tambahan sejak itu.

Catatan Kuo mengisyaratkan bahwa Mac Pro mungkin datang dengan "komponen yang mudah ditingkatkan". Namun untuk pastinya kapan MacBook ini segera rilis, masih belum ada kabar lebih lanjut.

Selain itu untuk monitor 6K yang dikabarkan tampaknya akan dikirimkan dengan desain lampu latar Mini LED-esque. Kita tunggu saja nanti gebrakan seperti apa yang akan Apple berikan pada penggunanya.

Sumber : Akurat.co
Share:

Wednesday, February 6, 2019

Nol Pengalaman di Bidang Platform Streaming, Apple Disarankan Akuisisi Netflix

Apple. | Sumber : IDNtimes.com

Saat ini Apple diketahui sedang mengembangkan platform streaming video mereka sendiri. Namun, menjadi tugas berat mengingat perusahaan belum memiliki pengalaman di bidang itu.

Hal tersebut membuat beberapa analis menyarankan Apple untuk mencari bantuan, salah satunya dalam bentuk mengakuisisi perusahaan yang sudah akrab dengan cara kerja platform streaming video, seperti Netflix misalnya, dilansir Ubergizmo (6/2).

“Kami pikir Netflix adalah strategi terbaik yang cocok untuk posisi terdepan di tingkat keterlibatan serta konten asli. Kami percaya ada nilai untuk mendapatkan pemain paling sukses di ruang ini, yang sulit untuk ditiru dengan pemain yang lebih kecil di pasar ini," kata Samik Chatterjee, seorang analis dari JPMorgan.

Ini bukan pertama kalinya Apple disarankan untuk mengakuisisi Netflix. Tahun lalu, banyak analis yang menyarankan hal serupa untuk perusahaan. Bahkan pada 2016 lalu, sempat ada pembicaraan antara Apple dengan Disney untuk mengembangkan platform streaming video. Namun, tidak ada kelanjutannya hingga saat ini.

Sebelumnya bahkan Apple dikabarkan tertarik untuk memiliki platform streaming video khusus gim. Sebuah laporan menyebut bahwa Apple sedang dalam diskusi dengan pengembang gim untuk mewujudkan rencana itu. Hingga saat ini, Apple sendiri belum mengiyakan atau membantah kabar tersebut.

Sumber : Akurat.co
Share:

Sunday, February 3, 2019

Apple Dikabarkan Akan Aktifkan Kembali FaceTime

Fitur grup obrolan video FaceTime | Sumber : macrumors.com

Apple dikabarkan telah melakukan perbaikan kesalahan privasi pada aplikasi video chat FaceTime dan berencana untuk meningkatkan penanganan terkait laporan bug pengguna pada perangkatnya.

Apple telah mengungkapkan akan memperbaiki kesalahan pada aplikasi chat FaceTime yang memungkinkan penggunanya untuk mendengar suara dari orang yang dipanggil sebelum orang tersebut menjawab panggilan, Dilansir dari Reuters.

Bug tersebut pertama kali ditemukan oleh Grant Thompson bersama Ibunya, Michele. Mereka mencoba melaporan kesalahan tersebut kepada Apple. Namun, laporan tersebut tidak mendapat tanggapan dari pihak perusahaan sampai akhirnya Apple mulai melirik permasalahan tersebut ketika mulai ramai di media sosial.

Apple kemudian mengambil langkah untuk mematikan fitur oborolan grup FaceTime dan berusaha memperbaiki masalah tersebut.

“Kami telah memperbaiki bug di server Apple dan akan mengaktifkan kembali fitur tersebut pada minggu depan,” ujar Apple.

Menurut Thompson, sebelum mendapatkan tanggapan dari Apple, keluarganya telah melakukan berbagai cara untuk melaporkan bug tersebut melalui layanan telepon, email, dan postingan online. Mereka bahkan mengirim surat resmi dari firma hukumnya selama sembilan hari.

Apple pun menanggapi aduan tersebut. Apple tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada keluarga Thompson karena melaporkan permasalahan tersebut.

“Kami berkomitmen untuk meningkatkan proses, di mana kita menerima laporan dan meningkatkan pelayananya agar pihak pelapor langsung dibawa ke orang yang tepat secepat mungkin,” tutur Apple dalam keterangan tertulisnya.

Terkait permasalahan tersebut, Guberner negara bagian New York, Andrew Cuomo, menjelaskan pihaknya sedang menyelidiki kegagalan Apple untuk memperingatkan penggunanya akan adanya bug tersebut.

Sumber : Akurat.co
Share:

Thursday, January 31, 2019

Akhirnya Apple Umumkan Program Servis untuk iPhone X dan MacBook Pro!

Iphone x dan Macbook Pro | Sumber : mockuphunt.com

Kabar baik bagi para pengguna perangkat Apple, khususnya IPhone X dan MacBook Pro. Perusahaan besutan Steve Jobs itu baru saja mengumumkan program perbaikan pada perangkat yang mengalami cacat.

Masalah pertama adalah layar pada IPhone X. Beberapa pengguna sebelumnya sudah mengeluhkan touchscreen ponsel sejak pertama kali rilis. Menurut Apple masalah tersebut membuat layar sulit merespon sentuhan, dan satu lagi, di mana layar malah merespon ketika tak ada sentuhan apapun.

Nah, jika pengguna IPhone X merasa memiliki masalah yang disebutkan tadi, Apple akan memperbaikinya secara cuma-cuma. Ini berlaku untuk IPhone X yang berumur tidak lebih dari tiga tahun sejak pembelian.

Masalah lainnya yaitu yang terjadi pada perangkat MacBook Pro 13 inci yang dirilis antara Juni 2017 dan Juni 2018. Unit dengan 128 GB atau 256 GB SSD memiliki masalah data yang hilang. Apple mengatakan akan memperbarui firmware pada drive perangkat tersebut. Lagi-lagi gratis.

Buat para pengguna yang terlanjur melakukan perbaikan dan membayarnya, disarankan agar segera menghubungi Apple untuk mendapat pengembalian dana yang telah dikeluarkan, seperti dilansir Engadget,

Sumber : Akurat.co
Share:

Monday, January 28, 2019

Iklan Night Sight Terbaru Google Sindir Kamera Apple

Mode night sight | Sumber : Androidcentral.com

Perusahaan Google meluncurkan kampanye iklan baru yang membanggakan kemampuannya Night Sight pada perangkat Google Pixel 3. Fitur kamera yang menggunakan teknologi artificial intelligent untuk mengambil foto pada kondisi cahaya yang minim ini diklaim memiliki hasil pemotretan yang sangat mengesankan.

Melansir Ubergizmo, Senin (28/1), iPhone dianggap memiliki kamera terbaik di pasar ponsel pintar dalam satu dekade balakangan ini. Namun Google tidak tinggal diam. Google coba mengalahkan Apple dengan mengubah perangkat Nexus-nya menjadi ponsel yang terkenal dengan kameranya.

Pixel 3 dengan fitur kamera Night Sight ternyata sedikit demi sedikit bisa menyaingi dan bahkan menggoda pengguna Apple. Google dengan pede membandingkan beberapa hasil foto Google Pixel 3 dengan perangkat lain yang tidak lain adalah iPhone XS.


Hal tersebut diperkuat dengan cuitan Twitter akun @theREALMarvin yang menampilkan gambar perbedaan foto dari kedua perangkat. Pada foto sebelah kiri tertulis kalimat ‘Image Shot on iPhone XS’ di bagian kiri bawah, sementara foto sebelah kanan terlihat logo Google.

Lebih lanjut gambar tersebut menunjukan foto yang diambil dengan iPhone XS terlihat lebih gelap. Sedangkan hasil dari Google Pixel 3 dengan fitur Night Sight terlihat hasil yang lebih terang dan tajam.

Beberapa pihak berpendapat hasil foto yang diambil menggunakan Pixel 3 dinilai kurang alami. Namun, beberapa produsen ponsel lain seperti Samsung pada Galaxy S10 dikabarkan juga akan meluncurkan teknologi yang sama yang disebut sebagai Bright Night.

Sumber : Akurat.co
Share: